ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOG

DETAIL KOLEKSI
 

Klik untuk membesarkan
OKUPASI TANAH BEKAS PERKEBUNAN NV. RUBBER CULTURR MAATSCHAPY KUBANGKAKUNG DI DESA BANTARSARI KECAMATAN BANTARSARI KABUPATEN CILACAP PROVINSI JAWA TENGAH
Pengarang: TITIK KURNIA WATI
Penerbit: STPN Yogyakarta
Tempat Terbit: Yogyakarta
Tahun Terbit: 2010
Bahasa: Indonesia
ISBN/ISSN: -
Kolasi: xiv, 98 hlm.: ilus.; 30 cm
Subjek: Perkebunan;Okupasi
Jenis Bahan: Skripsi
Abstrak:
Pemakaian tanah tanpa ijin adalah perbuatan yang melanggar hukum dan diancam dengan sanksi pidana. Hal ini mengandung arti bahwa penguasaan dan penggunaan tanah oleh siapapun dan untuk keperluan apapun harus dilandasi dengan hak atas tanah. Namun, kenyataan di lapangan penguasaan dan penggunaan tanah tanpa ijin sering terjadi, salah satunya terhadap Hak Pakai No 1 dan 2 Tahun 1994 atas nama Pemerintah Kabupaten Cilacap yang secara historis diperoleh berdasarkan Undang-undang Nomor 86 Tahun 1958. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui proses okupasi tanah bekas perkebunan asing NV. Rubber Culture Maatch Happy Kubangkakung yang terletak di Desa Bantarsari, Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah, (2) mengetahui upaya penyelesaian masalah okupasi tersebut.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis meliputi pengumpulan dan penafsiran fenomena yang terjadi, dengan didukung data primer yaitu hasil wawancara dengan Kepala Seksi Penyelesaian Sengketa Konflik dan Perkara pada Kantor Pertanahan Kabupaten Cilacap, Pemerintah Kecamatan Bantarsari dan Petani yang mengokupasi lahan. Data sekunder antara lain UU No. 86 Tahun 1958 dan UU No. 5 Tahun 1960. Data tersier berupa peta administrasi Kecamatan Bantarsari. Pengambilan sampel dengan teknik sampel bertujuan (Purposive sampling). Analisis kualitatif dengan penelitian seluruh data, membuat
abstraksi dan menyusun pernyataan proporsional.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Okupasi tanah tersebut berawal dari tahun 1955 -1964 Tanah bekas perkebunan Belanda NV. Rubber Culturr Maatschappy Kubangkangkung dimanfaatkan oleh Pemkab Cilacap menjadi perkebunan karet dengan status tanah negara. Tahun 1964-1968 masyarakat Desa Bantarsari mulai mengokupasinya, kemudian Tahun 1969- 2000 petani menggarap dengan ijin Pemerintah Kabupaten Cilacap. Tahun 2000 para okupan yang merasa telah menguasai secara fisik tanah selama lebih dari 30 tahun mengajukan permohonan Hak Atas Tanah. Pemerintah Kabupaten Cilacap dan para Okupan membuat kesepakatan bersama bahwa
tanah akan diserahkan menjadi hak milik para okupan dengan syarat-syarat tertentu, para okupan tidak memenuhi persyaratan yang disepakati bersama hingga berakhirnya jangka waktu yang telah ditentukan sehingga kesepakatan tersebut batal. Sampai saat ini permasalahan tetap berjalan, para okupan tetap menguasai tanah secara bebas tanpa bukti kepemilikan dan berusaha untuk mengajukan permohonan Hak Milik ke Kantor Pertanahan. Pemerintah sebagai pemegang hak belum mengambil tindakan sesuai hukum yang berlaku.
Pratinjau Google: Tidak ada
Lampiran:
Lihat konten
 
KETERSEDIAAN
 
Lokasi: Ruang Baca
Nomor Rak:
Nomor Panggil:
Eksemplar: 20
No. Kode Status
1. 93p6475 Tersedia
2. 93p6493 Tersedia
3. 93p6492 Tersedia
4. 93p6490 Tersedia
5. 93p6489 Tersedia
6. 93p6474 Tersedia
7. 93p6476 Tersedia
8. 93p6477 Tersedia
9. 93p6478 Tersedia
10. 93p6479 Tersedia
11. 93p6480 Tersedia
12. 93p6481 Tersedia
13. 93p6482 Tersedia
14. 93p6483 Tersedia
15. 93p6485 Tersedia
16. 93p6486 Tersedia
17. 93p6487 Tersedia
18. 93p6488 Tersedia
19. 93p6491 Tersedia
20. 93p6484 Tersedia