ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOG

DETAIL KOLEKSI
 

Klik untuk membesarkan
STRATEGI PERCEPATAN PENSERTIPIKATAN TANAH MELALUI PRONA DI KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN TABANAN
Pengarang: WAHYU SETYO WIDODO
Penerbit: STPN Yogyakarta
Tempat Terbit: Yogyakarta
Tahun Terbit: 2011
Bahasa: Indonesia
ISBN/ISSN: -
Kolasi: xv, 78 hlm.: ilus.; 30 cm
Subjek: Prona;Sertipikat
Jenis Bahan: Skripsi
Abstrak:
Pensertipikatan tanah secara masal melalui PRONA merupakan salah satu kegiatan pembangunan pertanahan yang mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Dengan kondisi saat ini, yang diperkirakan ada 85 juta bidang tanah di seluruh Indonesia dan yang sudah terdaftar kurang lebih 30%, maka dengan model biasa, untuk menyelesaikan sisanya yang masih 70% memerlukan waktu 100-120 tahun. Sehubungan dengan hal tersebut Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia (BPN-RI) ditugaskan untuk melaksanakan urusan pemerintahan di bidang pertanahan, antara lain melanjutkan penyelenggaraan percepatan pendaftaran tanah melalui kegiatan PRONA yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1981.

Percepatan pensertipikatan tanah melalui Prona diselenggarakan hendaknya memperhatikan prinsip bahwa tanah secara nyata dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, berperan secara jelas untuk meminimalkan perkara, masalah, sengketa dan konflik pertanahan. Selain dari pada itu percepatan pendaftaran tanah juga merupakan pelaksanaan dari 11 Agenda BPN-RI, khususnya untuk meningkatkan pelayanan pelaksanaan pendaftaran tanah secara menyeluruh, dan penguatan hak-hak rakyat atas tanah. Dengan diadakannya program percepatan pensertipikatan tanah salah satunya melalui Prona di Kantor Pertanahan Kabupaten Tabanan, maka
diharapkan hasil dari pencapaian target kegiatan merupakan salah satu respon Kantor Pertanahan dalam pelaksanaan 11 Agenda Pertanahan. Penyelenggaran kegiatan Prona yang anggarannya disubsidi oleh pemerintah melalui APBN sangat membantu masyarakat yang mengalami kesulitan untuk mendaftarkan bidang tanahnya. Adapun pada pelaksanaan kegiatan Prona agar berjalan sesuai
dengan target dan rencana maka Kantor Pertanahan Kabupaten Tabanan mengambil beberapa kebijakan baik kebijakan secara ekstern maupun secara intern demi terselenggaranya kegiatan. Mengingat volume kegiatan pelayanan pertanahan di kantor tersebut cukup tinggi.

Penelitian dilakukan dengan menggunakan Metode Deskriptif dengan pendekatan Kualitatif dan jenis penelitiannya adalah penelitian survei analisis documenter. Data yang dihimpun adalah data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui wawancara dan studi dokumen. Teknik analisis data dilakukan dengan mengkompilasi data yang diperoleh, kemudian memilah-milah sehingga tersusun dalam kategori selanjutnya memadukan kategori-kategori data tersebut sehingga diperoleh pola kebijakan dalam pelaksanaan pencapaian target. Dari uraian tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa perlunya strategi yang tepat untuk mencapai hasil kegiatan sesuai dengan target dan rencana yang telah ditetapkan dalam pelaksanaan kegiatan Prona berikutnya.
Pratinjau Google: Tidak ada
Lampiran:
Lihat konten
 
KETERSEDIAAN
 
Lokasi: Ruang Baca
Nomor Rak:
Nomor Panggil:
Eksemplar: 3
No. Kode Status
1. 93p6729 Tersedia
2. 93p6728 Tersedia
3. 93p6727 Tersedia