ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOG

DETAIL KOLEKSI
 

Klik untuk membesarkan
AKTUALISASI DATA PERTANAHAN TINGKAT DESA DI KECAMATAN PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO
Pengarang: Haryodi Maryansyah
Penerbit: STPN Yogyakarta
Tempat Terbit: Yogyakarta
Tahun Terbit: 2011
Bahasa: Indonesia
ISBN/ISSN: -
Kolasi: xii, 83 hlm.: ilus.; 30 cm
Subjek: Data Pertanahan
Jenis Bahan: Skripsi
Abstrak:
Bahwa semua bidang tanah yang ada di desa seharusnya sudah tercatat dalam register tanah yang ada di desa sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2006 tentang Administrasi Desa. Selain itu, juga dilakukan aktualisasi (pembaruan) data pertanahan setiap kali ada perubahan data atau informasi pertanahan, sehingga terwujudkan tertib administrasi pertanahan tingkat desa yang teraktual dan informatif. Data yang teraktual dan informatif ini dapat digunakan sebagai data yang multifungsi untuk berbagai pengguna seperti: masyarakat, Kantor Pelayanan Pajak Pratama dan Kantor Peratanahan. Namun pada kenyataan yang terjadi data pertanahan yang ada di desa tidak sesuai dengan keadaan atau kondisi yang ada di lokasi. Hal ini disebabkan kadaluwarsanya register-register tanah yang ada di desa. Sehubungan dengan kenyataan tersebut, maka penulis tertarik untuk meneliti dan menyusun penelitian dengan judul: Aktualisasi Data Pertanahan Tingkat Desa Di Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses aktualisasi data pertanahan desa, mengetahui faktor penyebab tidak dilakukannya aktualisasi data pertanahan dengan baik dan mengetahui akibat dari aktualisasi (pembaruan) data pertanahan desa terhadap para pihak pengguna data pertanahan desa.

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer berupa wawancara dengan informan, dan data sekunder berupa dokumentasi data yang yang mendukung penelitian ini. Informannya adalah Perangkat Desa Kilensari dan Desa Sumberkolak, beserta para pengguna data pertanahan desa diantaranya beberapa tokoh masyarakat, Kantor Pelayan Pajak Pratama Kabupaten Situbondo dan Kantor Pertanahan Kabuapten Situbondo. Data yang diperoleh dianalisis dalam bentuk uraian-uraian yang diperoleh dari hasil penlitian.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses aktualisasi data pertanahan tingkat desa dilaksanakan dengan aparat desa pasif, yaitu dilakukan pada saat warga masyarakat mendaftarkan tanahnya ke kantor pertanahan untuk memperoleh sertipikat tanah. Masyarakat harus memenuhi ketentuan pelaksanaan Pendaftaran Tanah, dengan melengkapi surat-surat keterangan kepemilikan tanah
dari kantor desa. Pada saat hal tersebut, aparat desa mengaktualisasikan atau mencatat ke dalam 3 (tiga) jenis buku yaitu Buku C, Buku Krawangan dan Buku Mutasi Tanah. Aktualisasi data pertanahan di Desa Kilensari dan Desa Sumberkolak tidak dilakukan dengan baik, karena masih mengacu pada peraturan lama. Peraturan terbaru tidak dilaksanakan sehingga dalam pengadministrasian tanahnya tidak maksimal dan berimplikasi pada para pihak pengguna data. Implikasinya adalah menghambat proses penggunaan data pertanahan selanjutnya.
Pratinjau Google: Tidak ada
Lampiran:
Lihat konten
 
KETERSEDIAAN
 
Lokasi: Ruang Baca
Nomor Rak:
Nomor Panggil:
Eksemplar: 1
No. Kode Status
1. 93P6609 Tersedia