ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOG

DETAIL KOLEKSI
 

Klik untuk membesarkan
REDISTRIBUSI TANAH ULAYAT DALAM RANGKA REFORMA AGRARIA (Studi pada Kanagarian Parit Kecamatan Koto Balingka Kabupaten Pasaman Barat)
Pengarang: ULIL AMRI
Penerbit: STPN Yogyakarta
Tempat Terbit: Yogyakarta
Tahun Terbit: 2012
Bahasa: Indonesia
ISBN/ISSN: -
Kolasi: xiii, 88 hlm.: ilus.; 30 cm
Subjek: Tanah Ulayat
Jenis Bahan: Skripsi
Abstrak:
Berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 25 Tahun 2002 diketahui bahwa objek landreform tidak hanya tanah yang dikuasai oleh negara melainkan juga adanya tanah bekas tanah adat/ulayat. Oleh karena itu redistribusi tanah, merupakan salah satu program pembangunan yang dilandasi kekuatan hukum dan komitmen dari pemerintah. Program redistribusi tanah juga memerlukan tersedianya data-data dan informasi mengenai pemilikan dan penguasaan tanah.

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji redistribusi tanah atau pelepasan tanah ulayat di kanagarian parit kecamatan koto balingka Kabupaten Pasaman Barat. kegiatan tersebut berupa pelepasan tanah ulayat kaum yang dilepaskan menjadi tanah negara untuk proses redistribusi tanah yang diberikan kepada masyarakat adat atau petani penggarap.Penelitian ini bersifat deskriptif dan mengambil lokasi di kabupaten di kabupaten pasaman barat yang masih adanya tanah ulayat. Sebagai obyek dari penelitian. Data primer yang dibutuhkan untuk menjawab permasalahan , di dapatkan melalui wawancara kepada ninik mamak, kepala seksi pengaturan dan penataan pertanahan, Kepala Kantor pertanahan kabupaten pasaman barat dan petani penggarap berdasarkan metode purpose sampling. Di samping itu juga menggunakan data sekunder yang diambil dari tinjauan-tinjauan kepustakaan atau sumber data tertulis yang berkaitan dengan tema laporan. Data tersebut antara lain buku-buku literatur tentang pertanahan dan redistribusi tanah serta berbagai Peraturan Perundang-undangan yang sangat menunjang kelengkapan penyusunan laporan.

Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan redistribusi tidak terhenti sampai dengan pemberian asset yaitu tanda bukti hak atas tanah ( sertipikat ) namun dilanjutkan dengan pemberian akses yang merupakan kerja sama dengan PT Bakrie sebagai bapak angkat. Akses yang diberikan kepada para petani tersebut berupa jalan dan pemberian bibit sawit. Adanya pembuatan jalan tersebut diharapkan dapat memperlancar transportasi menuju daerah Kanagarian Parit. Sedangkan pemberian bibit sawit tersebut diberikan dengan tujuan agar dapat meningkatkan ekonomi para petani. Selain dari PT. Bakrie, Pemerintah Daerah Pasaman Barat juga memberikan bantuan pupuk kepada para petani di Kanagarian Parit guna mendukung kegiatan pertanian.
Pratinjau Google: Tidak ada
Lampiran:
Lihat konten
 
KETERSEDIAAN
 
Lokasi: Ruang Baca
Nomor Rak:
Nomor Panggil:
Eksemplar: 2
No. Kode Status
1. 95p13291 Tersedia
2. 95p13287 Tersedia