ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOG

DETAIL KOLEKSI
 

Klik untuk membesarkan
Studi Komparasi Pelaksanaan One Day Service Sebelum dan Setelah Pelaksanaan Program LARASITA di Kantor Pertanahan Kota Palopo Propinsi Sulawesi Selatan
Pengarang: Puji Rahayu
Penerbit: STPN Yogyakarta
Tempat Terbit: Yogyakarta
Tahun Terbit: 2012
Bahasa: Indonesia
ISBN/ISSN: -
Kolasi: xiii, 84 hlm.: ilus.; 30 cm
Subjek: Larasita
Jenis Bahan: Skripsi
Abstrak:
Penelitian ini dilatarbelangi oleh kenyataan bahwa pelayanan publik merupakan isu sensitif yang menyangkut antara kepentingan pemerintah sebagai pembuat kebijakan publik di satu sisi dan di sisi lain masyarakat sebagai pihak yang dilayani. Masyarakat dan pemerintah saling berhubungan dalam berbagai jasa pelayanan publik. Badan Pertanahan Nasional sebagai salah satu lembaga yang memberikan pelayanan kepada masyarakat, selalu dituntut untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanannya. Salah satu upaya BPN dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat adalah dilaksanakannya kegiatan One Day Service yang bertujuan untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Setelah dilaksanakan selama kurang lebih satu tahun, Kantor Pertanahan Kota Palopo melaksanakan program LARASITA yang juga mencakup jenis pelayanan yang ditawarkan melalui kegiatan One Day Service. Penelitian ini
bertujuan untuk membandingkan kegiatan One Day Service pada masa sebelum maupun setelah pelaksanaan program LARASITA di Kantor Pertanahan Kota Palopo Propinsi Sulawesi Selatan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian dilaksanakan di Kantor Pertanahan Kota Palopo dengan pertimbangan bahwa Kota Palopo adalah Kota yang baru terbentuk pada Tahun 2002 yang sedang gencar-gencarnya melaksanakan pembangunan di segala bidang sehingga munculnya suatu sistem kerja yang baru akan mudah diterima dan diterapkan. Selain itu Kantor Pertanahan Kota Palopo telah melaksanakan kegiatan One Day Service yang kemudian dihentikan pelaksanaannya karena adanya program
LARASITA. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara,pengamatan (observasi) dan penelaahan dokumen (dokumentasi) sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif yaitu membuat uraian berdasarkan data yang diperoleh dari hasil penelitian secara menyeluruh.

Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua tahap kegiatan One Day Service, pada masa sebelum dan setelah pelaksanaan LARASITA memiliki
kekurangan dan kelebihan masing-masing. Terhambatnya pelaksanaan kegiatan One Day Service LARASITA bukan terletak pada kekurangan program itu sendiri namun lebih pada keterbatasan prasarana pendukung yaitu keterbatasan jangkauan sinyal. Masyarakat pada posisi penerima layanan juga tidak terpaku pada suatu sistem atau metode tertentu, namun yang menjadi perhatian dan tuntutan masyarakat hanya terletak pada cepat dan mudahnya layanan yang ditawarkan.
Pratinjau Google: Tidak ada
Lampiran:
Lihat konten
 
KETERSEDIAAN
 
Lokasi: Ruang Baca
Nomor Rak:
Nomor Panggil:
Eksemplar: 2
No. Kode Status
1. 89p104 Tersedia
2. 89p103 Tersedia