ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOG


DETAIL KOLEKSI

Alain Badiou Dan Masa Depan Marxisme
PengarangMartin Suryajaya
PenerbitResist Book
Tempat TerbitYogyakarta
Tahun Terbit2011
BahasaIndonesia
ISBN/ISSN978-979-1097-90-1
Kolasixxi, 283 hlm.: 20 cm
SubjekMarxisme
Jenis BahanBuku
Abstrak
Marxisme, banyak yang menyebutnya sudah usang. Akibatnya, ide-ide filsafat politik Kiri kontemporer pun dibicarakan secara abstrak. Kebaruan pemikiran Jacques Ranciere, Slavoj Zizek, Ernesto Laclau, Giorgio Agamben, Antonio Negri, termasuk juga Alain Badiou yang belum lama berselang ramai diperbincangkan dunia filsafat Indonesia diyakini sebagai kebaruan "radikal" yang seolah tidak ada sangkut-pautnya sama sekali dengan pemikiran yang sebelumnya. Kecenderungan untuk berpikir secara ahistoris ini mengemuka dalam tuduhan yang tergesa-gesa bahwa perangkat teori emansipasi lama, khususnya Marxisme klasik, sudah "tidak memadai lagi" untuk menjelaskan fenomena politik kontemporer.

Buku ini menunjukkan bahwa pemikiran Kiri kontemporer dapat diterjemahkan ke dalam kosakata Marxisme klasik dan, dengan demikian, menelanjangi kebaruan spekulatif yang umumnya disematkan kepadanya. Segala kesan tentang "kebaruan absolut", sesungguhnya muncul dari kecenderungan intelektual kelas menengah kita yang takut akan sejarah. Mereka lebih senang bermain dalam jargon-jargon hypne tentang segala apa yang disebut "kontemporer" sembari mengecam segala yang muncul dari sejarah sebagai "kuno". Tentu saja, ada kebaruan dalam pemikiran para tokoh itu, namun kebaruan itu tak bisa dilepaskan dari konteks sejarahnya.

Buku ini berupaya secara telaten mengupas konteks-konteks sejarah itu sehingga menunjukkan bahwa ada kebaruan yang memang muncul dari pemikiran itu dan ada "kebaruan absolut" yang tak lebih dari akibat ketidaktahuan kita sendiri tentang sejarah.
Pratinjau GoogleTidak ada
Lampiran-

KETERSEDIAAN
Nomor Rak370 - A
Nomor Panggil370.1 Sur. A
LokasiRuang Baca
Eksemplar4
Status
NoKodeStatus
112P7043Tersedia
212P7044Tersedia
312P7045Tersedia
412P7046Tersedia