ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOG

DETAIL KOLEKSI
 

Klik untuk membesarkan
PENINGKATAN KUALITAS DATA PERTANAHAN MANDIRI SEBAGAI SALAH SATU CARA PENYELESAIAN SENGKETA DAN KONFLIK PERTANAHAN (STUDI KASUS DI KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN MANGGARAI BARAT)
Pengarang: Lusiana M. K. Poso Teku
Penerbit: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN STPN
Tempat Terbit: Yogyakarta
Tahun Terbit: 2021
Bahasa: Indonesia
ISBN/ISSN: -
Kolasi: xiii, 72 hlm. ; ilus. ; 29 cm
Subjek: Penyelesaian Sengketa Pertanahan;PKDPM, Manggarai Barat
Jenis Bahan: Skripsi
Abstrak:
Perkembangan daerah pariwisata saat ini mempengaruhi meningkatnya pembangunan. Seperti terjadi di Kabupaten Manggarai Barat sejak ditetapkannya Taman Nasional Komodo (TNK) yang merupakan habitat dari hewan Komodo menjadi salah satu dari 7 keajaiban dunia. Meningkatnya pembangunan menyebabkan kebutuhan akan tanah turut meningkat, dan permasalahan pertanahan semakin banyak. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Kementerian ATR/BPN mengeluarkan satu kegiatan yaitu Peningkatan Kualitas Data Pertanahan Mandiri(PKDPM) dalam rangka Penyelesaian Masalah di Kantor Pertanahan Kabupaten Manggarai Barat. Kegiatan PKDPM dilaksanakan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Manggarai Barat tepatnya di Kelurahan Labuan Bajo, dan merupakan kegiatan yang pertama kali dilaksanakan di Indonesia. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah kualitas data pertanahan yang baik serta dapat membantu identifikasi permasalahan pertanahan yang terjadi di Kabupaten Manggarai Barat sehingga dapat dicari cara penyelesaiannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang dilakukan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Manggarai Barat dalam kegiatan PKDPM, apa hasil dari kegiatan PKDPM terutama berkaitan dengan penyelesaian sengketa dan konflik pertanahan dan bagaimana strategi penyelesaian sengketa dan konflik pertanahan melalui pemanfaatan hasil PKDPM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode diskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara dengan informan serta studi dokumen. Dari penelitian ini ditemukan bahwa strategi yang dilaksanakan oleh Kantor Pertanahan dalam kegiatan PKDPM adalah mengikut sertakan masyarakat, aparat kelurahan, serta para tua adat yang mengetahui sejarah tanah khususnya di kelurahan Labuan Bajo. Ditemukan juga bahwa kegiatan PKDPM menghasilkan 7 peta yang salah satu petanya merupakan Peta Sengketa, yang kemudian digunakan untuk mengidentifikasi permasalahan di Kelurahan Labuan Bajo. Permasalahan tersebut kemudian di selesaikan melalui mediasi oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Manggarai Barat.
Pratinjau Google: Tidak ada
Lampiran: -
 
KETERSEDIAAN
 
Lokasi: Ruang Referensi
Nomor Rak: 340 - P
Nomor Panggil: 346.043 Lus P
Eksemplar: 1
No. Kode Status
1. 21SM0752 Tidak Dipinjamkan