ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOG

DETAIL KOLEKSI
 

Klik untuk membesarkan
DAMPAK PENGADAAN TANAH TERHADAP PERUBAHAN PENGGUNAAN TANAH DAN KONDISI SOSIAL MASYARAKAT (Studi Kasus Pembangunan Infrastruktur Sarana dan Prasarana Kereta Api di Kecamatan Tanete Rilau Kabupaten Barru)
Pengarang: NURUL AZMY D. TANTJA
Penerbit: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN STPN
Tempat Terbit: Yogyakarta
Tahun Terbit: 2021
Bahasa: Indonesia
ISBN/ISSN: -
Kolasi: xv, 64 hlm. ; ilus. ; 29 cm
Subjek: Pengadaan Tanah, Perubahan Penggunaan Tanah;Dampak Sosial
Jenis Bahan: Skripsi
Abstrak:
Pengadaan tanah untuk pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana kereta api Makassar-Pare-Pare bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antar daerah dan memajukan perekonomian daerah. Pengadaan tanah ini memberikan dampak baik secara langsung maupun tidak langsung bagi lingkungan dan juga masyarakat yang berada di lokasi pengadaan tanah dan juga lokasi di sekitarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memetakan perubahan penggunaan tanah yang terjadi pada daerah pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana kereta api dan daerah sekitarnya serta mengetahui kondisi sosial masyarakat yang terdampak pembangunan gudang kereta api. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan spasial dan analisis secara deskriptif. Pendekatan spasial digunakan untuk menganalisis perubahan penggunaan tanah yang terjadi pada daerah pembangunan dan daerah di sekitarnya. Selanjutnya metode kualitatif yang digunakan bersifat deskriptif untuk membuat deskripsi mengenai kondisi sosial masyarakat terdampak pengadaan tanah. Hasil dari penelitian ini yaitu: pertama, pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana kereta api berdampak pada perubahan penggunaan lahan di Kecamatan Tanete Rilau. Penggunaan lahan yang paling tinggi mengalami perubahan yakni lahan sawah yang mengalami penurunan luas hingga 37,77 Ha dan tegalan seluas 12,40 Ha. Selain itu terdapat pengurangan gunung batu seluas 1,41 Ha. Sedangkan di sekitar daerah pembangunan sampai saat ini belum ada perubahan. Kedua, dampak yang dirasakan masyarakat dari adanya pembangunan adalah terjadi banjir yang mengakibatkan petani gagal panen, rusaknya rumah warga akibat pembangunan di daerah gunung batu dan harga ganti rugi pengadaan tanah mempengaruhi harga tanah yang berada disekitarnya. Ketiga, Dampak sosial yang dirasakan petani penggarap adalah berkurangnya lahan garapan hingga kehilangan pekerjaan, terjadi banjir yang mengakibatkan gagal panen dan susahnya akses ke sawah-sawah yang berada di sekitar daerah pembangunan gudang kereta karena tidak adanya akses jalan.
Pratinjau Google: Tidak ada
Lampiran: -
 
KETERSEDIAAN
 
Lokasi: Ruang Referensi
Nomor Rak: 340 - D
Nomor Panggil: 346.44 Nur D
Eksemplar: 1
No. Kode Status
1. 21SM0792 Tidak Dipinjamkan