ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOG

DETAIL KOLEKSI
 

Klik untuk membesarkan
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI COLLECTING DAN PLOTTING PERTANAHAN (SI-COPILOT) UNTUK KEGIATAN INVENTARISASI TANAH INSTANSI PEMERINTAH DI KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN KLATEN
Pengarang: TAUFIK NUR ROKHMAN
Penerbit: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN STPN
Tempat Terbit: Yogyakarta
Tahun Terbit: 2021
Bahasa: Indonesia
ISBN/ISSN: -
Kolasi: xiii, 72 hlm. ; ilus. ; 29 cm
Subjek: Pengumpulan Data, Sistem Informasi;INTIP
Jenis Bahan: Skripsi
Abstrak:
Kementerian ATR/BPN melalui kantor pertanahan kabupaten/kota dan pemerintah daerah setempat melakukan program Inventarisasi Tanah Instansi Pemerintah yang selanjutnya disingkat INTIP untuk meningkatkan efisiensi dan mempercepat inventarisasi tanah instansi pemerintah. Berbagai kendala dalam pengumpulan data tekstual dan data spasial sehingga mengakibatkan sulitnya untuk mencapai target INTIP yang dipenuhi dan pelaksanaan pengumpulan data yang tidak efisien. Dampak yang muncul kemudian adalah sulitnya integrasi antara data tekstual dan data spasial. Tujuan penelitian ini adalah: untuk menjelaskan permasalahan dan kendala yang dihadapi pada kegiatan INTIP, merancang bangun sistem informasi untuk menjawab dari permasalahan yang ada dan menjelaskan manfaat dari sistem informasi untuk pengguna yang terlibat dalam kegiatan INTIP. Berdasarkan latar belakang di atas, untuk efisiensi waktu terhadap pelaksanaan kegiatan maka perlu dibangun sebuah mekanisme dan sistem pengumpulan serta manajemen data dari INTIP tersebut. Sehingga dalam penelitian yang peneliti lakukan. menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development atau R&D). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui: wawancara, observasi dan studi dokumen. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Permasalahan dan kendala pada kegiatan INTIP adalah: (a) pelaksanaan pengumpulan data tekstual dan spasial dilakukan secara manual menggunakan hardcopy, (b) pengumpulan data tekstual dan spasial dibedakan menjadi dua formulir yang berbeda, (c) pengumpulan data tekstual dan spasial menggunakan hardcopy seringkali terdapat kesalahan penulisan dalam pengambilan data di lapangan, (d) penyimpanan data hasil INTIP masih berupa hardcopy, (e) terdapat adanya ketidak sinkronan antara data tekstual dan spasial karena pengerjaan tekstual dan spasial yang terpisah, (f) pelaksanaan INTIP membutuhkan kerjasama dengan Seksi lain, (g) banyaknya target yang diberikan sehingga setiap tim mengalami kesulitan dalam melakukan manajemen data dan monitoring kegiatan INTIP yang tidak dapat dilakukan secara realtime; (2) Perancangan sistem informasi terdiri dari beberapa tahapan yaitu: (a) analisis kebutuhan pengguna dan sistem, (b) pembuatan basis data, (c) perancangan sistem informasi, (d) uji coba dan evaluasi sistem informasi, (e) perbaikan sistem informasi; (3) Manfaat Sistem Informasi Collecting dan Plotting Pertanahan (Si-Copilot) dalam kegiatan INTIP adalah mampu mengumpul. mengolah dan manajemen data tekstual dan data spasial secara bersamaan pada saat mengambil data di lokasi INTIP. Hal ini dapat memudahkan pengguna dalam mengintegrasikan data tekstual dan spasial sehingga dapat membantu percepatan penyelesaian pekerjaan INTIP.
Pratinjau Google: Tidak ada
Lampiran: -
 
KETERSEDIAAN
 
Lokasi: Ruang Referensi
Nomor Rak: 000 - R
Nomor Panggil: 005.2 Tau R
Eksemplar: 1
No. Kode Status
1. 21SM0804 Tidak Dipinjamkan