ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOG

DETAIL KOLEKSI
 

Klik untuk membesarkan
DAMPAK DAN TIDAK LANJUT KEBIJAKAN GUBERNUR PROVINSI RIAU DALAM PENETAPAN AREAL PENCADANGAN TANAH UNTUK PERLUASAN PANGKALAN UDARA DI PEKANBARU
Pengarang: Bambang Sugiono
Penerbit: KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/BADAN PERTANAHAN NASIONAL SEKOLAH TINGGI PERTANAHAN NASIONAL
Tempat Terbit: Yogyakarta
Tahun Terbit: 2019
Bahasa: Indonesia
ISBN/ISSN: -
Kolasi: xv, 71 hlm, ; ilus, ; 30 cm
Subjek: Pencadangan Tanah, Dampak, Tindak Lanjut
Jenis Bahan: Skripsi
Abstrak:
Pembangunan untuk kepentingan umum merupakan bagian dari program pemerintah. Pembangunan yang dilaksanakan hendaknya tidak merugikan masayarakat, tetapi juga memberikan dampak positif kepada masyarakat. Rencana perluasan Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin Pekanbaru merupakan bagian dari rencana pemerintah dalam pembangunan untuk kepentingan umum, khususnya dalam bidang pertahanan dan keamanan. Surat Keputusan Gubernur KDH I Riau No. KPTS.312/XI/1982 Tentang Pencadangan Areal Tanah di Kelurahan Simpang Tiga dan Sidomulyo Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten TK II Kampar untuk Lokasi Pengembangan Pangkalan Udara Pekanbaru, kemudian direvisi dengan Surat Keputusan Gubernur Riau No. KPTS.297/III/2011 dianggap tidak memiliki kepastian hukum dan terdapat indikasi eksklusi sosial didalamnya, karena dalam isi surat keputusan tersebut tidak menjelaskan waktu dilaksanakan pembebasan tanahnya, tetapi masyarakat pemilik tanah tidak dibenarkan melakukan pemindahtanganan, penanaman dan pembangunan di tanah milik masyarakat yang masuk dalam areal pencadangan tanah, padahal masyarakat sudah lebih dahulu menempati tanahnya bahkan sebelum kawasan tersebut ditetapkan menjadi areal pencadangan tanah. Hal mi mernicu reaksi penolakan clandati masyarakat yang tanahnya berada dalam areal kawasan pencadangan tanah, yang kemud an berakhir dengan unjuk rasa dari masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk im ngetahui seperti apa kondisi, dampak dan tindak lanjut yang telah dilaksanakan nleh semua pihak yang berkepentingan
pasca ditetapkannya surat keputusan penetapan areal pencadangan tanah.
Penelitian ini dilakukan dengan Metode Kualitataif dengan Pendekatan Rasionalistik, seh ngga peneliti dapat melihat keunikan fenomena yang terjadi pads lokasi penelitian dan tuendapatkan pemahaman terkait permasalahan yang dikaji dari perspektif semua pihak. Metode Kualitatif dipilih agar peneliti dapat mcmperoleh data mengenai kondisi, dampak dan tindak lanjut yang dilaksanakan oleh semua pihak pasca ditetapkannya areal pencadangan tanah, sedangkan Pendekatan Rasionalistik dipilih karena pemahaman terkait pencadangan tanah yang perlu dikaji lebih lugi, sehingga tidak hanya menimbulkan dampak negatif terhadap semua pihak yang terdampak. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh melalui hasil wawancara lapangan dengan semua pihak yang berkepentingan, observasi dan studi dokumen yang kemudian dianalisis dengan analisis data kualitatif dan kajian isi yang digunakan untuk mengkaji isi dari surat keputusan penetapan areal pencadangan tanah tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa surat keputusan penetapan pencadangan tanah menimbulkan beragam reaksi dari masyarakat yang diikutl dengan dampak yang timbul bukan hanya kepada masyarakat saja, tetapi juga kepada pihak yang berkepentingan dengan kawasan areal pencadangan tanah. Reaksi masyarakat sendiri ada yang menolak dan ada yang menerima, sedangkan dampak yang dirasakan oleh scmua pihak meliputi dampak sosial, dampak hukum dan dampak ckonomi. Tindak lanjut sebenarnya telah dilaksanakan oleh semua pihak, mulai dan i masyarakat sampai para pemangku kepentingan, meskipun dirasa masih belum dapat inenyelesaikan permasalahan yang ada, tetapi para pihak yang berkepentingan telah berusaha melaksanakan tindak lanjut sebagaimana peran dan kepentingannya masing-masing.
Pratinjau Google: Tidak ada
Lampiran: -
 
KETERSEDIAAN
 
Lokasi: Ruang Referensi
Nomor Rak: 330 - D
Nomor Panggil: 333 Sug D
Eksemplar: 1
No. Kode Status
1. 19H0623 Tidak Dipinjamkan