ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOG

DETAIL KOLEKSI
 

Klik untuk membesarkan
STRATEGI PENCAPAIAN TARGET KINERJA PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP(PTSL) DAN LAYANAN RUTIN DI KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN SIDOARJO DAN KABUPATEN SLEMAN
Pengarang: Nina Rahmawati
Penerbit: KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/BADAN PERTANAHAN NASIONAL SEKOLAH TINGGI PERTANAHAN NASIONAL
Tempat Terbit: Yogyakarta
Tahun Terbit: 2019
Bahasa: Indonesia
ISBN/ISSN: -
Kolasi: xv 94 hlm, ; ilus, ; 30 cm
Subjek: Strategi, PTSL, Pelayanan Rutin, Analisis SWOT
Jenis Bahan: Skripsi
Abstrak:
Kementerian. Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional merupakan Kementerian yang bertugas dan bextanggung jawab untuk menyelenggarakan pendaftaran tanah agar dapat menjamin kepastian hukum hak atas tanah. Berbagai pola percepatan pendaftaran tanah telah dilaksanakan, akan tetapi hasilnya belum optimal sehingga dilaksanakan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) untuk mempercepat pendaftaran tanah di seluruh Indonesia. Beberapa strategi dilakukan dalam pelaksanaan PTSL dan tidak melupakan pelayanan rutin yang ada
di kantor pertanahan. Kepala Kantor masing-masing kantor pertanahan mempunyai strategi supaya keduanya berjalan dengan lancar antara lain dengan keterlibatan para pihak, dukungan adanya fasilitas dan aplikasi yang berkembang saat ini, serta kekompakan dalam suatu organisasi Kantor Pertanahan dan pemberian reward.
Metode yang digunakan adu-lah metode deskriptifdengan pendekatan kualitatif penelitian ini dilakukan terhadap para pelaksanaan PTSL tahun 2Q17 dan 2018 serta beban kerja pelayanan rutin dari sebelum. PTSL yaitu 2016 dan setelah PTSL 2017 dan 2018. 'engumpui n data dilakukan dengan wawancara dan studi dokun?en, Teknik analisis data menggunakan teknik analisis dcskptif kualitatif dengan membuat uraian-uraian berdasarkan data, balk data primer maupun data sekunder yang dipadukan dan disederhanakan,
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: PerĀ°rama, bahwa Kepala Kantor Pertanahan masing-masing mem liki strategi dalam pencapaian target PTSL dan penyelesaian beban kerja pelayanan rutin. Kedua kantor pertanahan mempunyai perbedaan dalam strategi pencapaian target PTSL dan penyelesaian beban kerja pelayanan rutin.. Kedua Analisis SWOT pelaksanaan PTSL menghasilkan 4 set strategi yang dikaitkann dengan 5 aspek evaluasi yaitu a) strategi tata laksana, melakukan sosialisai kepada masyarakat tentang pendaftaran tanah dun pentingnya memelihara tanda batas bidang tanah b) strategi SDM, terkait dengan kualitas data fisik, perlu ditingkatkan monitoring dan evaluasi terhadap pekerjaan KJSKB,
sedangkan terkait dengan kualitas data ynridis, perlu melakukan pelatihan ajudikasi bersama yang melibatkan SDM internal maupun cksternal agar mempunyai persamaan persepsi dalam mengumpulkan, mengalah dan menetapkan hak atas tanah; c) strategi terkait keiersediaan infrastruktur keagrariaan, dukungan dari instan5i terkait perlu di tindaklanjuti dengan mcningkatkan kerjasama, misal kedepannya membuat pets tunggal yang bermanfaat dalam menyusun kebijakan pernbangunan daerah; d) strategi terkait koordinasi stakeholder, melakukan kegiatan gerakan pemasangan tanda batas bersama yang bertujuan agar PTSL bisa menggema ke seluruh Kabupaten. rn) strutegi terkait pembiayaann, dana tambahan dari Pemda dan masyarakat harus digunakun seeara tepat dan bijak.
Pratinjau Google: Tidak ada
Lampiran: -
 
KETERSEDIAAN
 
Lokasi: Ruang Referensi
Nomor Rak: 330 - S
Nomor Panggil: 333 Rah S
Eksemplar: 1
No. Kode Status
1. 19H0626 Tidak Dipinjamkan