ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOG

DETAIL KOLEKSI
 

Klik untuk membesarkan
PROBLEMATIKA PENETAPAN LAHAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN PASCA REDISTRIBUSI TANAH DI KECAMTAN KUMPEH KABUPATEN MUARO JAMBI PROVINSI JAMBI
Pengarang: BAYU ADITITHIYA PARAMANANDA
Penerbit: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN STPN
Tempat Terbit: Yogyakarta
Tahun Terbit: 2018
Bahasa: Indonesia
ISBN/ISSN: -
Kolasi: xv,64 hlm, ; ilus, ; 30 cm
Subjek: Lahan Pertanian;Lahan Pertanian pangan berkelanjutan;Alihfungsi Lahan
Jenis Bahan: Skripsi
Abstrak:
Meningkatnya jurnlah penduduk dan pertumbuhan pembangunan menyebabkan semakin menyempitnya lahan pertanian di Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi. Alihfungsi lahan pertanian semakin marak terjadi dan menyebabkan ketahanan pangan terancarn. Untuk itu dibuatlah Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan unutk mengatasi alihfungsi lahan dan melestarikan lahan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan pasca redistribusi tanah dan menjelaskan problematika yang terjadi dalam penetapan Lahah Pertanian Pangan Berkelanjutan.

Jenis penelitian ini ::adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yaitu dengan menggarnbarkan sejelas-jelasnya proses penetapan LP2B, problematika yang dihadapi mulai dan i pelaksanaan redistribusi tanah sampai ke analisis peta. Data dikumpulkan melalui observasi, studi dokurnen, dan wawancara dengan narasumber menggunakan teknik purposive sampling dam informan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sebagai lanjutan dari program redistribusi tanah di Kabupaten Muaro Jambi belum ditetapkan sesuai dengan rencana. Beberapa masalah yang diliadapi dalam rencana penetapan LP2B adalah pertama, peran serta kepala daerah dalam hal ini bupati, terjadinya pergantian bupati mengakibatkan program yang disusun oleh bupati sebelumnya tidak terlaksana. Kedua, dukungan peraturan mengenai persyaratan subyek redistribusi tanah. Ketiga, terjadinya perubahan penggunaan Tanah Obyek Landereform yang dilakukan oleh masyarakat menyebabkan semakin berkurangnya lahan yang akan dijadikan kawasan LP2B. keempat, peran serta masyarakat dalam penetapan LP2B yang kurang antusias menyehabkan lam hatnya langkah pemerintah dalam upaya penetapan LP2B dan penyusunan Peraturan Daerah

.
Kata Kunci : Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, Alihfungsi Lahan, Lahan Pertanian

Pratinjau Google: Tidak ada
Lampiran: -
 
KETERSEDIAAN
 
Lokasi: Ruang Referensi
Nomor Rak: 330 - P
Nomor Panggil: 333 Adi P
Eksemplar: 1
No. Kode Status
1. 18H0562 Tidak Dipinjamkan