ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOG

DETAIL KOLEKSI
 

Klik untuk membesarkan
PENENTUAN LOKASI POTENSIAL PERLINDUNGAN LAHAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN DI KOTA SOLOL PROVINSI SUMATERA BARAT
Pengarang: Ridho Saputra
Penerbit: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN STPN
Tempat Terbit: Yogyakarta
Tahun Terbit: 2018
Bahasa: Indonesia
ISBN/ISSN: -
Kolasi: xiv, 70 hlm, ; ilus, ; 30 cm
Subjek: Alih Fungsi Lahan;Sawah;Lahan Pertanian pangan berkelanjutan
Jenis Bahan: Skripsi
Abstrak:
INTISARI
Alih fungsi lahan pertanian yang tidak terkendali mengakibatkan semakin berkurangnya lahan sawah di Kota Solok. Hal ini berdampak pada penurunan produksi beras sehingga dikhawatirkan akan mengancam ketahanan pangan di Kota Solok. Mengingat dampak yang ditimbulkan, penting bagi Pemerintah Daerah Kota Solok menetapkan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) guna melmdungi lahan pertanian produktif khususnya sawah agar tidak di alih fungsi menjadi penggunaan lain. Tujuan dan i penelitian ini . untuk mengidentifikasi lokasi potensial lahan pertanian pangan berkelanjutan di Kota Solok.

Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan keruangan (spatial approach). Teknik analisis yang digunakan adalah teknik overlay dan pengharkatan total. Analisis dilakukan dengan melakukan tumpangsusun/ overlay beberapa data atau peta. Peta hasil analisis meliputi peta kesesuaian penggunaan tanah sawah tahun 2018 dengan RTRW, peta kesesuaian tanah pertanian untuk sawah dan peta pot~nsi LP2B di Kota Solok.

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, maka diketahui: 1) kesesuaian penggunaan tanah sawah tahun 2018 dengan RTRW untuk kategori sesuai seluas 437,24 ha (40,6%), mendukung seluas 639,20 ha (59,4%), sedangkan kriteria tidak sesuai dan sangat tidak sesuai tidak ditemukan di Kota Solok; 2) kesesuaian tanah pertanian sawah di Kota Solok untuk kelas sangat sesuai seluas 869,56 ha (80,8%), cukup sesuai seluas 205,25 ha (19%) dan sesuai marginal seluas 1,65 ha (0,2%) , sedangkan kelas tidak sesuai tidak ditemukan di Kota Solok; 3) lokasi potensial lahan pertanian pangan berkelanjutan untuk kriteria LP2B seluas 326,00 ha (30,3%), potensi LP2B seluas 545,44 ha (50,7%), LCP2B seluas 114,58 ha (10,6%) dan potensi LCP2B 90,42 ha (8,4%); dan 4) peran Kementerian ATR/BPN dalam penetapan LP2B adalah dengan melakukan inventarisasi dan penyediaan data lahan pertanian pangan berkelanjutan melalui pembuatan peta sebaran sawah potensi LP2B.


Kata kunci: alih fungsi lahan, sawah, lahan pertanian pangan berkelanjutan.
Pratinjau Google: Tidak ada
Lampiran: -
 
KETERSEDIAAN
 
Lokasi: Ruang Referensi
Nomor Rak: 700 - P
Nomor Panggil: 711 Sap P
Eksemplar: 1
No. Kode Status
1. 18H0523 Tidak Dipinjamkan