ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOG

DETAIL KOLEKSI
 

Klik untuk membesarkan
STRATEGI KANTOR PERTANAHAN DALAM PERCEPATAN PENDAFTARAN TANAH (Studi Pelaksanaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap Tahap II Tahun 2017 di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor)
Pengarang: Hanang Dewantoro
Penerbit: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN STPN
Tempat Terbit: Yogyakarta
Tahun Terbit: 2018
Bahasa: Indonesia
ISBN/ISSN: -
Kolasi: xv, 70 hlm, ; ilus, ; 30 cm
Subjek: Strategi;Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap(PTSL);Analisis SWOT;Kabupaten Bogor
Jenis Bahan: Skripsi
Abstrak:
Percepatan legalisasi aset dilaksanakan melalui program Pendaftaran Tanah Sistemastis Lcngkap disingkat PTSL. Pada tahun 2017 target PTSL mencapai 5 juta bidang tanah. Sebagal bagian dari target nasional maka Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor diberikan target tahun 2017 sebesar 97.798 bidang tanah yang terdiri dari 17.798 bidang tanah Tahap I dan 80.000 bidang tanah Tahap II. Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor di samping target tahun 2017 sebesar 97.798 bidang tanah juga melakukan pelayanan rutin yang mencapai +18.000 permohonan perbulannya, Kantor - Pertanahan Kabupaten Bogor dalam menyelesaikan beban kerja yang ada maka perlu membuat strategi yang tepat. Strategi yang dilaksanakan ternyata belum sepenuhnya berhasil. Maka diperlukan perbaikan strategi untuk pelaksanaan PTSL tahun 2018 yang cenderung meningkat. Salah satu memperoleh strategi adalah dengan metode analisis SWOT.
Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui a) pelaksanaan pendaftaran tanah sistematis lengkap tahap ii tahun 2017 di kantor pertanahan kabupaten bogor; b) mcngetahui analisis SWOT pclaksanaan PTSL tahap 11 tahun 2017 di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor dalam menentukan strategi pelaksanaan PTSL tahun 2018. Metode Penelitian yang digunakan adalah Metode Penelitian Kualitatif Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumen, wawancara, dan observasi.
Analisis data eskriptif kualitatif dan Metode Analisis SWOT.
Hasil penelitian ini: pertama, bahwa Kepala Kantor Pertanahan sudah melakukan beberapa kebijakan, yaitu membuat grand design, melakukan koordinasi dengan stakeholder, membentuk 8 Tim Ajudikasi, menetapkan lokasi di Kecamatan yang berdekatan dengan Kantor, dan menyerahkan pengumpulan data fisik kepada KJSKB. kedua Analisis SWOT pelaksanaan PTSL menghasilkan 4 set strategi yang dikaitkan dengan 5 aspek evaluasi yaitu a) strategi tata laksana, melakukan sosialisai kepada masyarakat tentang pendaftaran tanah dan pentingnya memelihara tanda Batas bidang tanah; b) strategi SDM, terkait dengan kualitas data fisik, perlu ditingkakan monitoring dan evaluasi terhadap pekerjaan KJSKB, sedangkan terkait dengan kualitas data yuridis, perlu melakukan pelatihan ajudikasi bersama yang melibatkan SDM internal maupun eksternal agar mernpunyai persarnaan persepsi dalam mengumpulkan, mengolah dan menetapkan hak atas tanah; c) strategi terkait ketersediaan infrastruktur keagrariaan, dukungan dari instansi terkait perlu di tindaklanjuti dengan meningkatkan kerjasama, misal kedepannya membuat peta tunggal yang bermanfaat dalam menyusun kebijakan pembangunan daerah; d) strategi terkait koordinasi stakeholder, melakukan kegiatan gerakan pemasangan tanda batas bersarna yang bertujuan agar PTSL bisa menggema ke selunih Kabupaten. e) strategi terkait pembiayaan, dana tambahan dad Pemda dan masyarakat harus digunakan secara tepat dan bijak.


Kata Kunci: Strategi, Pendaftaran 7anah Sisternatis Lengkap (PTSL), Analisis SWOT, Kabupaten Bogor.
Pratinjau Google: Tidak ada
Lampiran: -
 
KETERSEDIAAN
 
Lokasi: Ruang Referensi
Nomor Rak: 330 - S
Nomor Panggil: 333 Dew S
Eksemplar: 1
No. Kode Status
1. 18H0504 Tidak Dipinjamkan