ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOG

DETAIL KOLEKSI
 

Klik untuk membesarkan
FENOMENA IKLIM GLOBAL PERUBAHAN IKLIM, DAN DAMPAKNYA DI INDONESIA
Pengarang: Bayu Dwi Apri Nugroho
Penerbit: Gadjah Mada University Press
Tempat Terbit: Yogyakarta
Tahun Terbit: 2020
Bahasa: Indonesia
ISBN/ISSN: 978-602-386-085-2
Kolasi: viii, 108 hlm.: ilus,; 23 cm.
Subjek: Penambahan iklim di indonesia
Jenis Bahan: Buku
Abstrak:
[21.45, 9/7/2021] Jille Utomo: Kejadian-kejadian yang melanda Indonesia pada sepuluh tahun terakhir ini seperti kekeringan, kebakaran hutan, banjir, dan longsor menjadi keprihatinan kita semua. Kejadian-kejadian tersebut tidak terlepas dari fenomena ikim yang terjadi di Indonesia, seperti El Nino dan La Nina. Pemahaman kejadian-kejadian fenomena alam tersebut tidak bisa langsung, tetapi harus dimulai dari dasar-dasar pemahaman tentang bumi, atmosfer, iklim, cuaca, dan musim. Dalam buku ini, pemahaman- pemahaman dasar tersebut dibahas satu per satu dengan disesuaikan dengan kondisi di Indonesia. Kemudian juga dibahas terjadinya fenomena-fenomena iklim tersebut, sampai pada pengaruhnya di indonesia terutama dalam bidang pertanian. Dalam buku ini juga dibahas bagaimana terjadinya pemanasan global dan bagaimana hubungannya pemanasan global dengan kejadian-kejadian fenomena iklim seperti El Nino dan La Nina. Selain itu, dibahas juga sejauh mana Usaha-usaha yang dilakukan oleh pemerintah, dalam hal ini ialahmkementerian-kementerian yang terkait langsung dengan fenomena iklim tersebut. Di bagian akhir buku ini akan ditampilkan penelitian yang terkait dengan fenomena iklim tersebut dalam hubungannya dengan bidang pertanian dan bencana alam. [21.45, 9/7/2021] Jille Utomo: Dalam kesusastraan indonesia modern, kritik sastra ilmiah baru muncul pada awal tahun 1950-an. berupa tulisan tulisan Slametmuljana. Mulai saat itu berkembanglah krtik sastra ilmiah pada kurun waktu 1950-1970 secara perlahan- lahan, terutama dituls okh para mahasiswa Slarnetmuljana dan H.B. Jassin sebagai skrpsi sarjana sastra, yang kebanyakan dipengaruhi oleh aliran New Criticism. Namun. krtik mereka belum menggunakan teori sastra atau kritik sastra yang ls. yaitu campuran bermacam-macam teori sastra ilmiah yang sering kali saling bertentangan. Pada tahuun 1980-an, banyak teori sastra baru mulai masuk ke Indonesia, seperti strukturalisme, sosiologi sastra, semiotika, estetika resepsi. dekonstruksi. dan kritik feminis. Namun, tidak mudah menerapkan teori dan kritik sastra tersebut dalam penelitian sastra. Berangkat dari fenomena itulah tulisan-tulisan dalam buku ini dimaksudkan untuk menanggapi atau mengantisipasi masuknya teori-teori dan kritik sastra yang baru, di samping juga untuk menanggapi kesusastraan Indonesia sendir, terutama kesusastraan Indonesia modern. Teori dan metode kritik sastra tersebut yang semuanya untuk konkretisasi dipandang dari sudut pandang teori tertentu. Namun, tidak semua teori sastra dan kritik sastra dapat dipaparkan di dalam buku ini. Pembahasan dalam buku ini hanya melingkupi teori sastra dan kritik sastra strukturalisme dan semiotik, serta teort dan metode estetika resepsi yang sekarang sedang banyak dipelajari dalam kritik sastra ilmiah. Teori dan metode yang berhubungan dengan strukturalisme dan semiotik dalam buku ini adalah "Penelitian dengan Pendekatan Semiotik", "Hubungan Intertekstual dalam Sustra indonesia", dan "Hubungan Intertekstual Roman-roman Balai Pustaka dan Pujangga Baru". Teori-teori yang berhubungan dengan estetika resepsi dalam buku ini ialah "Estetika Resepsi dan Teori Penerapannya", "Tinjauan Resepsi Sastra Beberapa Sajak Chairil Anwar", dan "Tanggapan Pembaca terhadap Belenggu" Dalam ketiga tulisan itu dikemukakan teori dan metode estetika resepsi dan novel Belenggu karya Armijn Pane yang sampai sekarang tetap mendapat resepsi pembaca
Pratinjau Google: Tidak ada
Lampiran: -
 
KETERSEDIAAN
 
Lokasi: Ruang Baca
Nomor Rak: 500 - F
Nomor Panggil: 551.695. 98 Nug F
Eksemplar: 4
No. Kode Status
1. 21SM18787 Tersedia
2. 21SM18788 Tersedia
3. 21SM18789 Tersedia
4. 21SM18790 Tersedia